Biosfer


Biosfer




1. Ruang di permukaan bumi yang ditempati makhluk hidup dinamakan biosfer, terdiri atas biosiklus daratan dan biosiklus perairan. Terdapat beberapa factor lingkungan yang memengaruhi persebaran flora dan fauna di dalam biosiklus, yaitu faktor klimatik (meliputi suhu, kelembapan udara, angin, dan curah hujan), factor edafik, faktor fisiografi, dan faktor biotik.

2. Berdasarkan tingkat kelembapan lingkungan habitatnya, dunia tumbuhan (flora) dapat dikelompok kan menjadi empat jenis, yaitu jenis Xerophyta, Mesophyta, Hygrophyta, dan Tropophyta.

3. Faktor edafik (fisik tanah) yang memengaruhi pertumbuhan tanaman, antara lain tekstur tanah, tingkat kegemburan tanah, kadar bahan organic atau humus, kadar kandungan mineral hara, air tanah, dan kandungan udara tanah.

4. Ekosistem merupakan suatu sistem yang meliputi dunia tumbuh-tumbuhan (flora), binatang (fauna), serta lingkungan fisikal tempat hidupnya. Terdapat beberapa komponen dalam ekosistem, yaitu sebagai berikut.
a. Komponen Biotik, meliputi organisme autotroph dan heterotrof.
b. Komponen Abiotik, yaitu meliputi iklim (klimatologis), tanah (edafik), dan air (hidrosfer).

5. Bioma adalah unit-unit geografis besar yang perbedaannya didasarkan pada tipe-tipe vegetasi di bawah pengaruh iklim. Bioma terdiri atas bioma hutan, sabana, steppa, dan gurun.

6. Berdasarkan persebarannya, fauna di dunia terbagi menjadi beberapa wilayah, yaitu Paleartik, Neartik, Neotropik, Ethiopia, Oriental, Australia, Selandia Baru, dan Antartika.

7. Berdasarkan wilayah persebarannya, flora Indonesia terbagi atas empat wilayah, yaitu sebagai berikut.
a. Wilayah Flora Sumatra-Kalimantan.
b. Wilayah Flora Jawa-Bali.
c. Wilayah Flora Kepulauan Wallacea.
d. Wilayah Flora Papua (Irian Jaya).

8. Berdasarkan wilayah persebarannya, fauna Indonesia terbagi atas tiga kelompok, yaitu sebagai berikut.
a. Wilayah Fauna Tipe Asiatis (Tanah Sunda).
b. Wilayah Fauna Tipe Asia-Australis (Kepulauan Wallacea).
c. Wilayah Fauna Tipe Australis (Tanah Sahul).

9. Perlindungan alam diklasifikasikan menjadi dua bagian, yaitu perlindungan alam umum dan perlindungan alam dengan tujuan tertentu.

10. Perlindungan alam ketat merupakan bentuk perlindungan terhadap keadaan alam yang dibiarkan tanpa adanya campur tangan manusia, kecuali dipandang perlu. Misalnya, Taman Nasional Ujung Kulon.

11. Perlindungan alam terbimbing merupakan perlindungan keadaan alam yang dibina oleh para ahli. Misalnya, Kebun Raya Bogor.

12. Taman Nasional merupakan keadaan alam yang menempati suatu daerah yang luas dan tidak diperkenankan adanya rumah tinggal maupun bangunan industri. Misalnya, Taman Nasional Way Kambas di Provinsi Lampung.

13. Macam-macam perlindungan alam dengan tujuan tertentu meliputi sembilan jenis, yaitu sebagai berikut.
a. Perlindungan geologi.
b. Perlindungan alam botani.
c. Perlindungan alam zoologi.
d. Perlindungan alam antropologi.
e. Perlindungan pemandangan alam.
f. Perlindungan monumen alam.
g. Perlindungan hutan.
h. Perlindungan ikan.
i. Perlindungan suaka margasatwa.

0 Response to "Biosfer"

Poskan Komentar